Perkenalan
Manual mesin grouting semen adalah peralatan grouting profesional, terbuat dari baja berkekuatan tinggi, dengan struktur pompa pendorong tiga silinder (diameter silinder 70mm, langkah 70mm). Laju aliran maksimum peralatan bisa mencapai 160L/menit, dilengkapi dengan motor 11KW, dan kecepatan kerja 610r/menit. Diameter pipa umpannya 51mm, diameter pipa pembuangan 32mm, ukuran keseluruhan 1830×800×1030mm, dan berat 540kg. Peralatan ini terutama terdiri dari sistem tenaga, sistem pemompaan, sistem kontrol dan komponen lainnya. Bubur semen diberi tekanan dan diangkut ke lokasi yang ditentukan melalui gerakan bolak-balik pompa pendorong. Prinsip kerjanya adalah memompa bubur semen ke dalam pondasi, retakan batu atau celah struktur bangunan melalui pompa bertekanan tinggi untuk mencapai perkuatan.
Parameter
|
Model |
BW160 |
|
Nomor silinder |
3 |
|
Maks. Kapasitas aliran (L/mnt) |
160 |
|
Diameter silinder (mm) |
70 |
|
Langkah piston (mm) |
70 |
|
Tenaga motor (KW) |
11 (bisa berubah menjadi mesin diesel) |
|
Kecepatan masukan (r/mnt) |
610 |
|
Ukuran pipa hisap (mm) |
51 |
|
Ukuran pipa pembuangan lumpur (mm) |
32 |
|
Dimensi Luar (P*L*T) (mm) |
1830×800×1030 |
|
Berat (Kg) |
540 |
Langkah Pengoperasian
1. Hubungkan catu daya manual mesin grouting semen BW160 dan nyalakan mesin. Sebelum memulai, perlu dipastikan bahwa personel di sekitar telah dievakuasi untuk menghindari kecelakaan keselamatan.
2. Sesuaikan laju aliran pengiriman dan tekanan mesin grouting sesuai dengan persyaratan teknik. Hal ini perlu ditentukan berdasarkan bahan grouting spesifik, kedalaman grouting, dan kecepatan grouting untuk memastikan efek grouting terbaik.
3. Hubungkan saluran masuk umpan pompa grouting ke pipa pengangkut dan pastikan sudah terpasang erat. Kemudian, buka katup umpan agar material grouting dapat masuk ke pompa grouting dengan lancar.
4. Amati pengoperasian pompa grouting untuk memastikan mesin bekerja dengan baik. Selama proses grouting, laju aliran dan tekanan grouting perlu dipantau setiap saat. Jika ada kelainan, harus dihentikan dan diperiksa tepat waktu.
5. Bila grouting mencapai kedalaman atau persyaratan yang telah ditentukan, matikan pompa grouting dan pipa pengangkut. Pada titik ini, perlu dipastikan bahwa material grouting pada pipa grouting telah benar-benar habis untuk menghindari penyumbatan atau mempengaruhi penggunaan selanjutnya.
Fitur
Sistem Grouting Manual yang Kuat
Inti dari mesin grouting semen manual terletak pada sistem grouting manualnya yang bertenaga, yang mengandalkan tenaga manusia untuk mendorong tuas guna menghasilkan tekanan tinggi. Struktur piston hidrolik dipasang di dalamnya, yang mengubah gaya manual menjadi tekanan keluaran hingga 1-5 MPa melalui tuas, memastikan bahwa bubur dapat disuntikkan dengan lancar ke celah atau celah kecil. Perancangan sistem ini menyederhanakan pengoperasian dan menghindari ketergantungan peralatan listrik terhadap listrik. Ini sangat cocok untuk lingkungan konstruksi tanpa listrik atau listrik yang tidak stabil, seperti jembatan, terowongan, dan lokasi konstruksi lapangan lainnya.
Kontrol Aliran Akurat
Kontrol aliran peralatan dicapai dengan menyetel katup secara manual. Pengguna dapat langsung memutar katup untuk mengontrol laju aliran bubur, yang biasanya dapat diatur hingga 1-5 liter per menit. Keuntungan dari desain ini adalah pengguna dapat secara fleksibel menyesuaikan laju aliran sesuai dengan kebutuhan area konstruksi yang berbeda untuk memastikan keseragaman grouting. Misalnya, dalam perbaikan retakan dinding, laju aliran yang kecil dapat dipilih untuk memastikan pengisian yang padat, sedangkan pada perkuatan pondasi, laju aliran yang lebih besar dapat dipilih untuk meningkatkan efisiensi kerja. Fitur yang dapat disesuaikan ini tidak hanya meningkatkan akurasi konstruksi, namun juga menghemat lumpur dan mengurangi biaya konstruksi.
Mudah untuk Dipindahkan
Berat manual mesin grouting semen dirancang antara 20-40 kg, sehingga cocok untuk penanganan dan pengoperasian satu orang. Badan mesin dirancang dengan pegangan, biasanya terletak di kedua sisi mesin, yang nyaman untuk dipegang dan nyaman bagi pekerja konstruksi untuk secara fleksibel menggenggam dan bergerak di ruang sempit tanpa memerlukan alat transportasi tambahan, sehingga meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi mesin. konstruksi.
Perawatan Sederhana
Struktur desain manual mesin grouting relatif sederhana, dan komponen utama seperti piston, katup, dan cincin penyegel mudah dibongkar dan dibersihkan. Perawatan harian hanya membutuhkan pembilasan sisa slurry yang mengalir melalui pipa dengan air bersih dan penambahan oli pelumas secara berkala pada piston dan bagian seal ring. Biasanya tidak perlu mengganti aksesoris berukuran besar. Fitur pemeliharaan ini sangat mengurangi tingkat kegagalan dan biaya pemeliharaan peralatan.
Gambar







